Ahid Blog

Ahid Blog
  • Home
  • Daftar Isi
  • Konten▼
    • Kuliah
    • Aktivitas
    • Pengalaman
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Services
Home » All Posts
Cek Katalog Produk Disini

Cek Katalog Produk Disini

CB Blogger
Ahid Blog Updated at: 1:22 AM

Ceritaku di waktu itu - Hari Bingung Nasional

CB Blogger
Ahid Blog Updated at: 9:55 AM

Assalamu’alaikum....

Tanggal 7 bulan Desember tahun 2016, ya, tepat pada waktu itu mengapa cahaya bulan selalu memandangiku?, aku sangat senang jika itu memang sengaja, emm...  tapi apa jangan-jangan karena ada alasan lain?,, coba aku ungkit kembali aktivitasku dihari itu.

Ceritaku di waktu itu - Hari Bingung Nasional
Ceritaku di waktu itu - Hari Bingung Nasional
7 Desember 2016, pukul 09.00 wib, aku dipanggil bos ayahku untuk menyetting cctv di salah-satu rumah makan yang beliau miliki, setelah selesai menyetting cctv pada pukul 11.45 wib, ku pacu sepedaku menuju kampus, tepatnya, aku menuju laboratorium elektro, disitulah tempat aku biasa kumpul dengan teman-teman UKM(Unit Kegaitan Mahsiswa) Broadcast. Setelah adzan dhuhur, aku langsung ambil air wudhu lalu sholat di lab tersebut. Lalu aku mengerjakan tugas kampus di tempat itu pula. Tak lama kemudian, ada telpon dari ibuku, katanya “hid, kamu diundang dari balai desa nanti malam pukul 19.30 wib”, aku berbicara dalam lamunan “waduh, nanti malam aku ada jam pelajaran, gimana ya??”... setelah aku pikir-pikir, aku pun berencana untuk menghadiri undangan tersebut.

Setelah itu pada pukul 12.45 wib aku pulang untuk persiapan kuliah, kembali ke kampus pada pukul 14.00 wib di waktu ini aku kerja kelompok dengan teman-teman praktikum.

Pada pukul 15.45 wib aku meluncur menuju musholla dengan temanku untuk menunaikan ibadah sholat.

Kemudian aku kembali menuju kelas dimana aku dan temanku mengerjakan tugas kelompok.

Tak lama kemudian tak sengaja ku pergi ke luar kelas ternyata cahaya bulan datang, aku pun tersipu, lalu aku kembali masuk lagi ke dalam kelas sambil sesekali menoleh ke luar ruang kelas.

jam pun menunjukkan puku 16.15 wib, waktu itu adalah jam pelajaran dimulainya praktikum, aku dan teman-teman kelompokku langsung menuju tempat pelajaran, sebelu itu aku berhenti di lorong kelas, aku pun melihat ada cahaya bulan sedang duduk bersama teman-temannya di depan gerbang, dan tak sengaja aku dan cahaya bulan berpapasan mata, aku pun langsung menoleh ke arah lain, sebenarnya dalam hatiku aku ingin terus seperti itu, ya terus saling bertatap mata, tapi apalah daya, aku tak kuasa menahan malu.

Bel pun berbunyi, segerombolan teman-temanku, aku dan cahaya bulan masuk menuju kelas praktikum.

Selanjutnya, dengan kaget, ada teman baik perempuanku yang duduk disebelah aku, di belakangku ada dua teman perempuan juga merka adalah teman sekelompokku diwaktu praktikum, lalu tak lama kemudian asisten dosen duduk bersebelahan dengan teman baikku, jadi, intinya, aku di apit oleh 4 benua dunia. Di situ aku mulai panik, bingung dan terdiam sendiri menahan malu. Ini sifatku yang tidak bisa aku lepas dari diriku.

Aku pun perlahan-lahan mulai terbiasa, karena tujuanku hanya 1, yaitu fokus dalam pelajaran.

kemudian, dengan sengaja aku menoleh ke teman baikku, ternyata tanpa aku sadari, aku dipandangi oleh cahaya bulan. Dan itu terjadi emmm... mungkin 3 atau 4 kali berturut-turut. Dalam pikirku, entah itu pertanda baik atau pertanda buruk buatku. Aku takut pada waktu itu, karena posisiku juga di apit oleh 4 benua Dunia, apalagi pelajaran praktikum pada waktu itu di ajar oleh ibu komandan militer.

Aku bingung, bingung dan bingung.

Tak kuasa dengan semua itu, aku pun mencoba untuk berpindah tempat, aku langsung menuju ke belakang.

Oke, semua teratasi.

Sekarang aku bisa fokus dengan tenang, damai dan tanpa ada gangguan dari 4 benua Dunia yang dapat memprovokasiku dalam menjalankan aktivitasku di waktu itu.

Oke pelajaran pun di mulai.

Sebenarnya aku tidak terlalu kaget tentang tugas yang diberikan oleh ibu komandan militer. Ya... seperti biasa, dia memberikan tugas yang selalu berlebihan kepada kita semua. Dan tugas tersebut harus kita waspadai. Maka dari itu kita harus hati-hati.

Pukul 17.45 wib Jam pelajaran praktikum selesai. Di waktu itu aku kelaparan. Pada saat yang tepat rejeki datang menghampiriku, ternyata ada om om yang berbaik hati memberi 2 buah roti dan sebotol air mineral, aku dan temanku pun langsung melahapnya hingga habis, karena kita sama-sama kelaparan.

Setelah itu kita menuju musholla untuk menunaikan sholat maghrib.

Dengan perlahan aku menuju tempat wudhu, aku pun berwudhu, kemudian aku menuju lantai 2, eh ternyata aku yang disuruh iqomah, aku pun mematuhinya.

Seusai sholat, aku dan temanku menuju parkiran, dan berangkat mencari sumber kehidupan, yaitu makanan lagi. Ya... lagi-lagi makanan yang kita incar. Dalam anganku “hid ahid, makan melulu, tapi kenapa badan tidak gemuk-gemuk?”.

Hadeh...

Oke setelah kita makan, kita langsung menuju ruang depan kantor untuk mencari referensi tentang tugas kuliah, tak lama kemudian, cahaya bulan dan temannya datang.

Disaat itu aku lupa bahwa aku ada undangan di desa, aku pun tidak memikirkan hal lain selain undangan itu, karena prinsipku adalah komitmen. Selanjutnya ku tancapkan gas motorku lalu berangkat menuju rumah, ganti baju lalu menuju balai desa.

Pada waktu itu adalah agenda penentuan ketua, sekretaris dan bendahara BUMDes.

Disitu perkumpulannya sangat proaktif, aku pun banya menyimak dan belajar.

Sambil memikirkan kuliah yang tadinya aku tinggalkan, aku langsung mengirim pesan kepada cahaya bulan untuk meminta izinkan aku agar aku tidak masuk pada jam kuliah tersebut, tetapi ya.... hasilnya zonk, pesanku di cuekin, aku tak tahu apa dia sibuk atau tidak ada pulsa, atau juga dia sengaja untuk cuekin aku.

Tapi ya tidak apalah kalau memang pesanku tadi tidak di balas, padahal pesanku tadi cuma minta tolong, oke fine, aku berfikir positif dan yakin saja, dan aku serahkan semua kepada Tuhan yang maha Esa, semoga cahaya bulan mendengar pesanku.

Rapat di balai desa selesai, akhirnya aku pulang. Dan kemudian aku menulis cerita ini dengan memikirkan kelanjutan terkait cahaya bulan.


Belajar Fokus dimulai dari sebuah kepercayaan

CB Blogger
Ahid Blog Updated at: 8:29 AM



Assalamu’alaikum...

“Cahaya Bulan tertutup awan hitam disaat aku sedang melangkah ke depan secara perlahan”

Kalimat itu adalah jawaban dari sederat pertanyaan yang tersirat kepadaku di waktu itu. Sebenarnya kalimat itu yang membuat aku tidak bisa fokus, padahal di hari itu aku ada jam pelajaran.

Ternyata memang susah untuk membuat diri ini menjadi fokus pada satu tujuan tertentu, tujuanku pada saat itu adalah fokus pada pelajaran. hambatan kalimat diatas merupakan hal yang paling tidak bisa aku lepaskan begitu saja. Karena ini juga demi masa depan aku dengan dirinya.

Hal itu sangat sulit untuk dilupakan, sangat dan amat!. Kehadiran si serigala membuat diriku semakin jengkel. Aku pun mulai merasa jarak semakin jauh antara aku dengan teman-temanku. Serigala itu bagaikan awan hitam pada kalimat yang aku sebutkan di atas. 

Apa yang harus aku perbuat setelah itu??

Pikiranku mulai beroperasi di waktu itu, ternyata dalam anganku berfikir “Aku Percaya!”, ya, sebelum hari itu aku pernah bertukar pesan dengannya, dan aku percaya apa yang ia katakan kepadaku di waktu itu.

Kepercayaanku kepadanya membuat aku semakin optimis, semangat dan fokus.

Dan mulai saat itu, pemikiranku perlahan-lahan mulai jernih, meskipun kadang aku berfikir kembali tentang hal tersebut.

Kepercayanku kepadanya ibarat sebuah do’a yang kupanjatkan agar dirinya selalu dilindungi oleh Tuhan yang Maha Esa.

Terimakasih atas penjelasanmu pada waktu itu, aku percaya!, sungguh sangat percaya apa yang kamu katakan kepadaku. Jadi aku minta kepadamu supaya jangan pernah menyia-nyiakan kepercayaanku kepadamu.

Setelah itu, ada yang berkata kepadaku “Ada apa hid?, wajah kamu kok membingungkan begitu??”, dibenakku berkata “apa sebegitunya aku terlihat memiliki suatu problema?”.

Memang kurasa sulit untuk menyembunyikannya, tapi problema ya problema, wajar lah..

Pelajaran yang dapat aku ambil dari aktivitasku hari ini adalah “belajarlah untuk percaya kepada seseorang yang kamu cintai, karena kepercayaan akan menguatkan dirimu dalam berbagai rintangan, termasuk FOKUS!”

Sampai disini dulu postingan kali ini semoga kedepannya aku bisa lebih fokus dan lebih percaya kepadanya!, amiiinn.... :D

Newer Posts
Subscribe to: Posts (Atom)
  • Belajar Fokus dimulai dari sebuah kepercayaan
    Assalamu’alaikum... “Cahaya Bulan tertutup awan hitam disaat aku sedang melangkah ke depan secara perlahan” Kalimat itu adala...
  • Ceritaku di waktu itu - Hari Bingung Nasional
    Assalamu’alaikum.... Tanggal 7 bulan Desember tahun 2016, ya, tepat pada waktu itu mengapa cahaya bulan selalu memandangiku?, aku san...
  • Parfum Pria Yang Disukai Wanita
  • Cek Katalog Produk Disini
  • Mukena Amara 2 in 1
  • Parfum Pamoor Kita Bikin Romantis for Men
  • Parfum Pria Yang Disukai Wanita - Parfum Pamoor Kharisma - L
  • Parfum Pria Tahan Lama Original - Parfum Pamoor Kita Bikin Romantis for Men EDP - L
  • Parfum Pamoor

Loading...

Label 2

Loading...

Label 3

Loading...

Copyright © Ahid Blog. All rights reserved. Supported by Tutorialam | Berbagi Tutorial